Selasa, 19 Oktober 2010

Tugas baru akuntansi

1. Pembagian tugas secara efektif terkadang tidak layak secara ekonomis pada bisnis kecil. Berikan pendapat mengenai pernyataan tersebut.

Penjelasan :

Pada Mulanya pembagian tugas seharusnya dibagi secara efektif baik untuk usaha mikro maupun usah yang besar. tapi kalau untuk bisnis kecil pendapat saya pribadi pembagian kerja seperti itu agak kurang efektif, karna akan berdampak pada pembagian pendapatan yang akan kurang menguntungkan bagi kalangan pengusaha kecil. Jadi menurut saya pembagian tugas itu tidal begitu penting untuk pengusaha kecil karna akan menimbulkan dampak yg kurang baik nagi usaha itu sendiri.

2. Ketika anda kebioskop, anda membeli tiket yang sudah diberi nomor dari loket atau kasir tiket tersebut. Kemudian diberikan keorang lain dipintu masuk bioskop. Ketidakberaturan jenis apa yang ingin dihindari oleh bioskop? Pengendalian apa yang digunakan untuk menghindari ketidakberaturan tersebut? Resiko dan pajanan apa yang dapat anda identifikasi.

Penjelasannya:

Setiap orang yang sudah membeli tiket pasti punya hak terhadap tiket tersebut, apabila tiket yang sudah saya beli ternyata sudah diberikan ke orang lain itu merugikan kita sebagai pembeli tiket, kita bisa melapor ke ketidak beraturan ini kepada manajer yang ada untuk mengganti rugi

* Pajananya : kita membeli tiket merasa dirugikan, rugi waktu dan rugi uang. Karnasudah membayar dan mengantri. Tapi ternyata tiket itu dibrikan ke orang lain, yang bukan haknya.

* Resikonya : bisa terjadi kericuhan dengan penjaga loket dengan pembeli bahkan pihak ketiga. Yang tidak beli bisa menonton bioskop, sedangkan yang beli tidak bisa menonton bioskop merasa dirugikan .

Selasa, 12 Oktober 2010

Membuat neraca l/R

PT Makmur

Laporan Laba Rugi

per 31 Desember 2002

Pendapatan :

Pendapatan Komisi Rp 5.700.000

Pendapatan Sewa Rp 180.000 +

Jumlah Pendapatan Rp 5.880.000

Biaya-biaya :

Biaya Perlengkapan Rp 3.900.000

Biaya Pemeliharaan Rp 80.000

Biaya Iklan Rp 395.000

Biaya Telepon Rp 50.000 +

Jumlah Biaya-biaya Rp 4.425.000 -


Laba bersih Rp 1.455.000

PT MAKMUR

Laporan Perubahan Modal

per 31 Desember 2002

Modal Awal PT Makmur Rp 10.000.000

Laba Bersih Rp 1.455.000+


Modal Akhir Rp 11.455.000

PT MAKMUR

Neraca

per 31 Desember 2002

Aktiva

Aktiva Lancar :

Kas Rp 6.200.000

Piutang Dagang Rp 2.240.000

Perlengkapan Kantor Rp 265.000

Bunga dibayar dimuka Rp 50.000

Sewa dibayar dimuka Rp 900.000 +

Total Aktiva Lancar Rp 9.655.000

Harta Tetap :

Peralatan Kantor Rp 6.600.000 +


Total Harta Tetap & Lancar Rp 16.255.000

Utang dan Modal

Utang :

Utang Dagang Rp 1.800.000

Utang Wesel Rp 3.000.000 +

Total Utang Rp 4.800.000

Modal :

Modal PT Makmur Rp 11.455.000 +

Total Utang & Modal Rp 16.255.000

PT MAJU

Laporan Laba Rugi

per 31 Desember 2001

Pendapatan :

Pendapatan Komisi Rp 11.000.000

Pendapatan Bunga Rp 3.000.000 +

Jumlah Pendapatan Rp 14.000.000

Biaya-biaya :

Biaya Iklan Rp 1.000.000

Biaya Listrik Rp 2.500.000 +

Jumlah Biaya-biaya Rp 3.500.000 -


Laba bersih Rp10.500.000

PT MAJU

Laporan Perubahan Modal

per 31 Desember 2001

Modal Awal PT Maju Rp 6.000.000

Laba Bersih Rp 10.500.000 +

Rp 16.500.000

Pengambilan Prive Maju Rp 2.000.000 -

Modal Akhir Rp 14.500.000

PT MAJU

Neraca

per 31 Desember 2001

Aktiva

Aktiva Lancar :

Kas Rp 6.000.000

Piutang Rp 2.000.000

Perlengkapan Kantor Rp 3.000.000

Sewa dibayar dimuka Rp 1.500.000 +

Total Aktiva Lancar Rp 12.500.000

Harta Tetap :

Peralatan Kantor Rp 4.000.000

Tanah Rp 5.000.000 +


Total Harta Tetap&Lancar Rp 21.500.000

Utang dan Modal

Utang :

Utang Gaji Rp 2.000.000

Utang Usaha Rp 5.000.000 +

Total Utang Rp 7.000.000

Modal :

Modal PT Maju Rp 14.500.000 +

Total Utang & Modal Rp 21.500.000